|
|
SELAMAT DATANG DI SITUS Sekolah go international, itulah predikat yang sengaja diusung oleh Yayasan Pangudi Luhur (YPL) untuk melebarkan sayapnya di kawasan hunian terpadu Delta Mas, Cikarang, Jawa Barat. Pijakan dunia baru meski bukan bidang baru merupakan rangkaian benang merah dari karya-karya sebelumnya. 10.02.2012 07:48:33
BERITA Kegiatan SD Pangudi Luhur Bernardus Bulan Februari 07.02.2012 10:27:14
ARTIKEL Peranan Guru dalam Pengembangan Pendidikan Karakter di Sekolah
Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang kemudian diimplementasikan menjadi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), merupakan kurikulum yang dirancang untuk memberikan peluang seluas-luasnya bagi sekolah dan tenaga pendidik untuk melakukan praktik-praktik pendidikan dalam rangka mengembangkan semua potensi yang dimiliki peserta didik, baik melalui proses pembelajaran di kelas maupun melalui program pengembangan diri (ekstrakurikuler). Pengembangan potensi peserta didik tersebut dimaksudkan untuk memantapkan kesadaran diri tentang kemampuan atau life skill terutama kemampuan personal .... 03.02.2012 09:35:12
PENDAFTARAN Gelombang I
KETERANGAN
TANGGAL
Pembelian Formulir
:
31 Oktober - 19 November 2011
Pengembalian Formulir
:
10 s/d 24 November 2011
Psikotest
:
26 November 2011
Pertemuan Calon Orang Tua Murid
:
17 Desember 2011
Wawancara Finansial
:
5 - 14 Januari 2012
Gelombang II
30.08.2007 12:23:14
ARTIKEL Oleh: Cosmas Heri SetionoBagi saya, kalau bicara tentang bruder FIC, yang ada dalam benak saya adalah Pangudi Luhur. Karena saya kenal dengan konggregasi FIC dari sekolah tempat saya menimba ilmu waktu SD dan SMP, yaitu di SD Pangudi Luhur Ambarawa dan SMP Pangudi Luhur Ambarawa. Biasanya tiap jangka waktu tertentu Bruder-Bruder yang mengajar selalu berganti. Sehingga selama menempuh SD & SMP saja saya bisa mengenal cukup .... 29.08.2007 22:04:26
ARTIKEL Kiriman: Handoko LuwantoSumber: KOMPASTanyakanlah ini kepada Mak Paenah yang tiap hari berjualan pecel di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Medan. Dalam usianya yang menurut pengakuannya-86 tahun, Mak Paenah masih setia mendorong-dorong kereta pecelnya demi mengumpulkan rupiah selembar demi selembar dari Rp 1.500 per pincuk (piring dari daun pisang) pecel jualannya itu.Gerobaknya cukup berat dengan dua roda becak yang sering kempis anginnya. Sebuah topi bambu lebar menemani tubuh ringkihnya menempuh .... |




