Sekolah go international, itulah predikat yang sengaja diusung oleh Yayasan Pangudi Luhur (YPL) untuk melebarkan sayapnya di kawasan hunian terpadu Delta Mas, Cikarang, Jawa Barat. Pijakan dunia baru meski bukan bidang baru merupakan rangkaian benang merah dari karya-karya sebelumnya. Hampir satu abad karya para Bruder FIC dalam layanan pendidikan di Indonesia bisa dibilang cukup lengkap. Sebagian besar buah karya Bruder-bruder FIC ini masih dapat dinikmati hingga sekarang. Dengan mudahnya bisa main “comot”, kebayakan sekolah-sekolah unggulan di Yogyakarta, Muntilan, Semarang, dan kota-kota di Jawa Tengah lainnya adalah warisan-warisan karya para Bruder FIC. Di era kemerdekan para Bruder tidak mau ketinggalan dengan membuka ladang baru ke Ibu Kota Jakarta. Kini dikenal dengan SMU khusus pria PL di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, YPL menyelenggarakan sekolah luar Biasa (SLB) B untuk melayani para peserta didik yang tuna wicara dan pendengaran. Tahun 1999 lalu YPL juga hadir di Kampung Sawah, Bekasi, menyelenggarakan pendidikan tingkat SMU (SMU PL Servatius) untuk melayani penduduk asli setempat. Bahkan beberapa pelosok Sumatra Selatan dan Kalimantan Barat meski jumlahnya tidak terlalu banyak juga mendapatkan jatah perluasan misi mereka. Tangan dingin Bruder-bruder, FIC dalam mengembangkan sekolah-sekolah yang mereka bina telah menggerakkan konsorsium raksasa ITOCHU, Sinar Mas, dan Nissho Iwai untuk menggandeng PL dalam mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu di Delta Mas. Kawasan hunian terpadu pusat niaga, rekreasi, perkantoran, pemerintahan dan industri menempati luas areal tidak kurang dari 3000 hektar itu kini menjadi salah satu alternative hunian masyarakat metropolis dengan embel-embel nilai Plus. Salah satunya berupa hadirnya sekolah berstandar international yang dikelola para Bruder FIC. “Pendidikan Pangudi Luhur Delta Mas merupakan lembaga pendidikan swasta yang menyediakn pendidikan dasar berorientasi international dengan berstandar tinggi dalam upaya mendampingi kaum muda untuk berkembang menjadi pribadi yang berkualitas, beriman, berwatak dan berbudi pekerti luhur” Papar Br. Giwal Santoso, FIC, SE yang dipercaya mewujudkan sekolah masa depan tersebut. Sesuai perjanjian kerjasama yang ditandatangani oleh Konsorsium PT. Delta Mas dan YPL, pihak Delta Mas menyediakan lahan seluas 4,6 hektar lebih untuk pembangunan gedung-gedung sekolah dibawah naungan YPL. Taman kanak-kanak(TK) dan Play Group ditargetkan sudah beroperasi pada tahun ajaran 2004-2005. Kemudian proses belajar mengajar sekolah dasar(SD) ditargetkan mulai tahun ajaran 2005-2006. “Tahun ajaran 2006-2007 SMP sudah berjalan dan tahun ajaran 2006-2007 sudah mulai penerimaan siswa baru untuk SMUnya” papar Giwal yang juga Pimpro Proyek tersebut. 30.08.2007 12:23:14 29.08.2007 22:04:26 Kiriman: Handoko Luwanto
Sumber: KOMPAS
Tanyakanlah ini kepada Mak Paenah yang tiap hari berjualan pecel di depan
Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Medan. Dalam usianya yang menurut
pengakuannya-86 tahun, Mak Paenah masih setia mendorong-dorong kereta
pecelnya demi mengumpulkan rupiah selembar demi selembar dari Rp 1.500
per pincuk (piring dari daun pisang) pecel jualannya itu.
Gerobaknya cukup berat dengan dua roda becak yang sering kempis anginnya.
Sebuah ....
|